Payakumbuh, 25 Juli 2025 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Payakumbuh di ruang rapat DPRD. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Wirman Putra, A.Md, bertujuan untuk mendalami program kerja PMI serta mendiskusikan berbagai kebutuhan dan tantangan yang tengah dihadapi.
Ketua PMI Kota Payakumbuh, drg. Muhammad Fadlan, memaparkan berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilakukan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pembinaan relawan, hingga penguatan kelembagaan. Ia juga menyampaikan rencana kegiatan ke depan, termasuk pelatihan spesialisasi, pengadaan ambulans, dan pengadaan gedung markas permanen.
PMI juga mengajukan usulan hibah kepada Pemerintah Kota untuk menunjang operasional, termasuk gedung markas yang terintegrasi dengan Unit Donor Darah (UDD), kendaraan operasional, dan peningkatan layanan ambulans. Dalam rapat tersebut turut disampaikan bahwa bantuan hibah yang diterima PMI meningkat dari tahun ke tahun, dengan alokasi sebesar Rp200 juta pada tahun 2025.
Sejumlah anggota DPRD menyampaikan apresiasi atas peran aktif PMI di bidang kemanusiaan, khususnya dalam pelayanan donor darah dan kesiapsiagaan bencana. Mereka juga menyoroti pentingnya sinergi PMI dengan instansi lain, seperti BPBD, serta perlunya perencanaan anggaran operasional secara rutin.
Ketua DPRD menegaskan akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memfasilitasi kebutuhan gedung dan kendaraan PMI. Sementara itu, PMI menyampaikan bahwa lokasi ideal markas berada di Jalan Soekarno Hatta, memanfaatkan gedung eks POM atau eks kantor perpustakaan kota.
Rapat yang berlangsung dengan penuh semangat kolaboratif ini ditutup pada pukul 11.35 WIB, dengan harapan kerja sama antara DPRD dan PMI terus berlanjut demi pelayanan kemanusiaan yang lebih maksimal di Kota Payakumbuh.
